Waktu dan 126 Buah

92
Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang waktu?
Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.
… Namun keabadian dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan nan abadi
Dan mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari adalah harapan
(Kahlil Gibran)
***
Ada beberapa momen yang membuat saya menyadari betapa waktu itu ajaib. Ia kadang melesat cepat, terkadang pula lambat bagai tak bergerak.
Beberapa hari lalu saya pergi ke kampus untuk suatu keperluan. Ketika berjalan menyusuri taman depan Kansas (Kantin Sastra), saya tertegun. Ketika mengedarkan pandangan ke sekeliling, tak ada yang saya kenal. Saya cuma bisa meringis. Setelah urusan selesai, saya pergi sejenak ke Kansas. Saya masih meringis karena lagi-lagi tak ada yang saya kenal.
Ini yang menyadarkan saya betapa waktu bisa melaju sangat kencang. Tiba-tiba saja sudah hampir 6 tahun saya berada di kampus ini. Sembari menyesap asamnya es jeruk, saya tertawa kecil mengenai hal yang banyak berubah. Dulu di depan Kansas ini adalah tanah berdebu nan tandus. Sekarang sudah berganti paving dengan taman sebagai pusatnya. Ada beberapa gazebo berbangku tempat para mahasiswa duduk, berselancar, dan mengunduh mp3 terbaru. Aih.
Beberapa teman kuliah saya sudah lebih dulu lulus. Ada yang bahagia dengan kelulusannya, ada pula yang tidak. Ada yang sudah bekerja, ada pula yang masih menganggur. Tapi beberapa teman juga masih ada yang belum lulus. Sama dengan saya, mereka masih berjuang keras, berusaha mengalahkan rasa malas demi sebuah status kelulusan. Semoga kami semua bisa bertahan hingga selesai. Rasa-rasanya baru kemarin saya menempuh ulang kelas Grammar 4 untuk keempat kalinya.
Selain waktu yang bisa berlari kencang, ia bisa juga berjalan pelan sembari berdehem dan mengebulkan asap rokok perlahan. Jika waktu berkehendak demikian, rasanya kiamat masih jauh saja. Momen-momen seperti mengikuti kuliah yang membosankan, menunggu seseorang, atau mendengarkan pidato kenegaraan, adalah semacam penahan waktu. Ketika melakukannya, waktu terasa dihentikan.
Tapi, saya lebih sering mengalami kelajuan waktu yang teramat cepat ketimbang penahanan waktu yang membosankan.
Kemarin pula saya terhenyak ketika membaca biografi Slash, sang gitaris Guns N Roses yang sakti mandraguna itu. Dalam salah satu frase, dia berkata mengenai masa mudanya dan teman-teman sebayanya.
“Suatu hari kau akan terbangun, dan tiba-tiba saja kau sadar kalau kau sudah berumur 30 tahun, dan kamu tidak pernah melakukan hal apapun yang berarti dalam hidupmu” ujarnya sembari menerawang.
Tapi Slash tidak sekedar tidur dan terbangun. Ia memang sering tidur dan mabuk, tapi ia mencipta lagu dengan lebih sering. Hasilnya ia dan bandnya menjadi salah satu daftar isi wajib baca dalam buku besar bertajuk Rock N Roll. Tapi bagaimana dengan teman-temannya yang lain? Yang terlalu sering mabuk, tidur dan tidak melakukan apapun? Bisa jadi sekarang mereka meringkuk kedinginan di salah satu toko kelontong di Amerika. Berharap waktu bisa diputar kembali, ke masa muda mereka yang jaya. Alamak.
Saya seperti tertampar. Belakangan ini saya semakin sering tidur 😀 Habis ngetik, saya tidur. Habis baca, saya tidur. Habis nonton film, saya tidur lagi. Sepertinya saya kebanyakan tidur belakangan ini. Semoga saja saya tidak terbangun dengan rambut beruban dan menyadari kalau umur saya sudah 30 tahun.
Mari kembali ke waktu yang melaju cepat sekali lagi.
Tak terasa, blog ini sudah berumur 1 tahun. First rocking anniversary! Yeah, gimme five! Mengusung tema Foi Fun, alias Have Fun, blog ini melulu berisi cara untuk bersenang-senang. Ya ngomongin musik, makanan, buku bagus, film keren, hingga tempat-tempat menarik yang patut untuk dikunjungi. Tak ada bahasan politik, ekonomi, atau filsafat. Karena sepertinya saya tak bisa bersenang-senang dengan tiga hal tersebut, hahaha.
Blog ini resmi dilahirkan pada tanggal 25 April 2010. Saat itu saya sedang butuh pelampiasan, banyak ide yang tak tertampung. Blog lama sudah jarang diisi. Hingga muncul ide untuk membuat blog baru. 3 hari sebelum blog saya lahir, Putri memutuskan untuk membuat blog. Saya seperti diketok di kepala. Putri yang setahu saya jarang menulis, lebih suka membaca, saja punya blog dan rajin menulis. Kenapa saya tidak? Tak butuh waktu lama untuk membuat akun blog baru di blogspot yang lebih user friendly ketimbang rumah saya dulu.
Seperti biasa, awal-awal bikin blog, sangat jarang yang mau mampir, apalagi kasih komentar. Tapi saya tak pernah pusing mengenai pengunjung. Kalau tak ada pengunjung, saya tak rugi. Ada pengunjung, saya senang berarti racauan saya dibaca.
Grafik pembaca barunaik setelah 3 bulan. Perlahan jumlah hits meningkat. Apalagi setelah saya memposting tulisan panjang mengenai hair metal.
Tulisan berjudul Hair Metal How Are You Today (Part 1) menjadi tulisan paling banyak dibaca dengan jumlah hits yang sampai sekarang masih saja mengejutkan saya: 7.934. Setelah saya tengok, hampir 80% pembaca tulisan itu datang dari mesin pencari. Hal ini seperti membenarkan pendapat saya kalau hair metal belum mati, masih banyak yang mencari mengenai hair metal.
Bulan Desember 2010 menjadi bulan terbanyak blog ini dikunjungi. Mesin statistik mencatat ada 4.373 kunjungan pada bulan itu. Saya sampai tak habis pikir, orang-orang itu berasal dari mana saja? Sedang April, Mei dan Juni 2010 mencatat rekor pengunjung paling sedikit: nihil.
Lalu berbicara mengenai traffic source. Pengunjung terbanyak masih datang dari Google sang raksasa. Ada arus 5. 094 kunjungan yang datang melalui situs paling populer ini. Sedangkan dari reffering URL, blognya Ayos; Hifatlobrain, masih memegang rekor traffic source terbanyak ke blog saya dengan jumlah 49 hits. Diikuti dengan blog Putri; Baca Saya Saja, dengan jumlah 41 hits.
Hingga saat ini, satu tahun semenjak menghirup udara pertama, sudah 19.546 hits yang mampir ke blog ini. Dengan jumlah pengunjung terbanyak dari Indonesia, dengan 13. 480 hits, diikuti Jerman dengan 1.363 hits. Herannya lagi, ada 28 orang yang dengan sadarnya menjadi “pengikut sesat” dari sekte keriaan bernama Foi Fun ini. Saya mengucapkan terima kasih untuk itu.
Setahun sudah saya bersenang-senang di blog ini. Ada 125 postingan cupu yang saya pajang disini selama setahun. Kok saya bilang cupu? Soalnya kalau tidak cupu, ya pasti sudah dimuat di media besar. Karena gak ada yang mau muat, akhirnya cukup jadi konsumsi blog saja, hehehe. Tapi mereka lah anak-anak saya, yang lahir dari rahim ide dan sperma keringat saya. Saya mencintai mereka, secupu apapun mereka.
Postingan aneh dan gak jelas ini bakal menjadi postingan ke 126, dan semoga saja saya masih rajin posting banyak tulisan di blog ini.
Malam semakin dingin, minuman soda sudah habis, dan saya masih belum juga mengantuk…
Lahir di Lumajang, besar di Jember, pernah tinggal di Yogyakarta yang menyenangkan, dan sekarang memburuh di Jakarta.

4 KOMENTAR

  1. Saya rasa ada yang salah dengan mesin statistikmu bung nuran, sebagai pengikut aliran sesat blog ini, saya tak pernah absen men-cek up date blog mu, bahkan kadang kesal karena up datetan muncul dengan frekuensi rendah 😀

    Selamat ulang tahun buat blog-nya, dan siapa bilang tulisannya cupu? blog ini sangat orisinil loh!

  2. putri: yeee, jangan2 situ yang sombong karena udah jadi penulis terkenal, dan gak mau berteman dengan aku yang kelasnya cuma blogger, hihihi…

    mas/ mbak anonim: hihihi, iya kayaknya ada yang salah dengan mesin statistik. Gak tau tuh tiba2 angkanya jadi banyak gitu. Mungkin yang buat mesin statistik itu orang Indonesia 😀 Oh ya, makasih buat kesadarannya untuk jadi orang sesat 😀 dan aku tahu, di dunia maya, identitas ini suatu hal yang kurang penting. Tapi gak ada salahnya kan ngasih identitas, biar saya bisa blog walking ke rumah panjenengan 🙂

TINGGALKAN KOMENTAR