30 Lagu Yang Membuat Jembut Saya Rontok Satu Demi Satu

14978

Well, catatan iseng ini dibuat setelah membaca notes milik Fakhri Zakar(ia). Ia menulis tentang 30 lagu paling nampol dalam hidupnya. Di sela deadline kerjaan, saya membuat catatan iseng ini dengan sedikit penjelasan disana-sini. Tidak ada yang terbaik disini. Nomer tak menandakan urutan. Sekali lagi, ini adalah catatan subyektif berdasarkan selera dan kenangan sang penulis sendiri. Kalau anda tak suka, ya silahkan buat daftar anda sendiri 😀

1. Skid Row – Youth Gone Wild. Lagu ini ada di album pertama Skid Row. Lagu ini merupakan anthem bagi para pemberontak. Saya pertama kali mendengar lagu ini ketika SMP, masih belajar menjadi pemberontak. Dengan lirik mengobarkan perang seperti: “they call us problem child, we spent our lives on trial, we walk an endless mile, we are the youth gone wild! We stand and we wont fall, we’re one and one for all, the writings on the wall, we are the youth gone wild!”, mereka adalah tipikal pemberontak ala 80-an: gondrong, celana jeans robek-robek, kaos oblong, memakai jaket kulit, dengan banyak gelang di kedua tangan. Tak salah kalau saya hampir menangis ketika melihat band ini tampil live di Lapangan Rampal, Malang. Skid Row dan lagu ini adalah soundtrack masa muda saya, uhukk uhukk.

2. Guns N Roses – Rocket Queen. Lagu ini adalah lagu seksual sekaligus salah satu lagu terbaik Guns yang jarang dilirik oleh orang. Ada suara desahan Axl ketika bermain seks dengan pacar Steven Adler, ada suara gitar yang mengawang-ngawang, dan ada bait paling romantis sepanjang sejarah musik rock, “I see you standin’, standin’ on your own, it such a lonely place for you to be. If you need a shoulder, of if you need a friend, I’ll be here standin until the bitter end.” Dan diakhiri dengan permainan gitar Slash yang melodius, bagaikan ucapan “Amin” dalam surat Al-Fatihah. Cadas! Sayang, lagu sekeren ini kalah pamor oleh Paradise City, Welcome to the Jungle dan Sweet Child o Mine.

3. The Doors – Light My Fire. Lagu ini sempat menjadi lagu yang membosankan bagi saya gara-gara permainan synth Ray Manzarek yang terlalu lama. Tapi semenjak menemukan indahnya lagu ini ketika jadi pengiring bercinta, maka lagu ini tak lagi membosankan. Dengan intro yang fuckable, maka lagu ini menjelma jadi salah satu lagu yang sarat dengan kandungan seksual.

4. Seringai – Mengadili Persepsi (Bermain Tuhan). Fukk! Lagu ini benar-benar bisa membuat saya bergoyang. Kalau anda adalah korban dari kebejatan FPI, maka sodorkan lagu ini ke muka mereka! Apa ada yang lebih indah ketimbang menjadi Individu Merdeka?

5. Chuck Berry – Jhonny B Goode. Siapakah raja rock n roll di muka dunia ini? Kalau anda menjawab Elvis Presley, maka anda sudah tersesat terlalu jauh. Raja rock n roll sebenarnya adalah Chuck Berry! Dia mengenalkan gitar yang bisa melolong, mengenalkan paduan distorsi, semangat, dan keringat bernama rock n roll pada dunia! Dan benar, He can play the guitar just like ringin’ the bell.

6. The Who – My Generation. Lagu ini adalah lagu perlawanan anak muda sepanjang masa. Siapa yang tidak kenal dengan intro gitar Pete Thowsend yang provokatif, cara bernyanyi Roger Daltrey yang gagap, suara bass John Enwinstle yang massif, dan gebukan drum Keith Moon yang meledak-ledak? Masih pula dibarengi dengan lirik macam “I hope I die before get old.” Siapa yang tidak ingin mati muda kalau begitu? Bersama Catatan Seorang Demonstran, lagu ini telah berhasil membuat saya begitu ingin mati muda.

7. T- Rex – 20th Century Boys. Lagu ini adalah lagu cinta yang romantis, namun dengan distorsi, bau keringat dan semangat ala Glam Rock. Tengok lirik “I move like a cat, talk like a rat, sting like a bee, hey babe I wanna be your man. Twentieth century boys, I wanna be your boy!” Yeah!

8. Steppenwold – Born to be Wild. Lagu ini juga menjadi soundtrack film para bohemian bersepeda motor, Easy Rider. Lagu ini benar-benar mengajarkan indahnya menjadi manusia petualang dengan lirik seperti “Get your motor running, heading on the highway, looking for adventure, and whatever comes our way. Like a true nature’s child, we were born, born to be wild, we could climb so high, we never wanna die.” Maka, sudah liarkah anda hari ini?

9. Jimi Hendrix – Little Wing. Salah satu lagu dengan permainan gitar terindah sepanjang masa. Jimi bernyanyi lirih, dan seakan berdialog dengan gitarnya. Lalu di belakang lagu, Jimi akan mengajari anda bagaimana orgasme dengan bermain gitar. Lagu ini sudah dikover oleh banyak musisi, mulai Skid Row, SRV, Pearl Jam, G3, hingga The Coors.

10. Gugun And The Bluesbug – Spinnin’ Around Me. Lagu ini menjadi bukti kenapa Gugun disebut sebagai pendekar blues Indonesia. Dia menyetubuhi blues dan funk, yang lantas melahirkan lagu ajaib ini.

11. Bon Jovi – Always. Adalah soundtrack masa SMP saya yang penuh warna. Saya pernah memberikan surat cinta berisi lirik lagu ini pada kakak kelas tercantik di SMP saya, tanpa saya ketahui bahwa pacarnya adalah ketua preman sekolah. Dan yang lebih menyedihkan, dia bertanya “Artinya apa ya Ran? Aku gak bisa bahasa inggris, hehehe.” Ouch! Oh Ika sang kakak kelas tercantik di seluruh jagat raya SMP 7, gimana kabarmu sekarang? Sudah beranakkah kau sekarang? 😀

12. KIX – Baby Time Bomb. Kalau anda tak kenal band ini, tak apa. Band ini memang one hit wonder. Terkenal dengan lagu berjudul “Don’t Close Your Eyes” yang mendayu-dayu pada masa keemasan Hair Metal, band ini lantas tenggelam dengan membawa nama popularitas instannya. Kalau di Indonesia, band ini mungkin sama seperti Armada, Hijau Daun, atau D’Bagindaz. Tapi jangan samakan lagu ini dengan lagu-lagu mengenaskan milik mereka. Lagu ini adalah definisi dari kredo sex, drugs, rock n roll. Sebuah lagu metal penuh gairah yang berkobar-kobar!

13. Aretha Franklin – Respect. Masih bertanya kenapa saya memasukkan lagu ini? Maka saya menyarankan anda harus bersyahadat kembali. Jack Black pernah berkata di film School of Rock, “Everybody want to have a party with Aretha!”, dan itu benar adanya.

14. Janis Joplin – Ball and Chain. Di lagu ini, Joplin benar-benar menunjukkan apa yang disebut soulful. Dia bernyanyi lirih, menyesalkan kepergian kekasihnya, yang lantas dijawab dengan berbotol-botol air surga. Simak akrobat vokal di pertengahan lagu – versi live yang 8 menit. Dijamin anda tidak akan pernah mau mendengarkan Luna Maya menyanyi lagi.

15. AKA – Shake Me. Yeah! Lagu ini adalah artefak bersejarah dari masa keemasan AKA dan musik rock di Indonesia. Lagu berirama funk ini diawali dengan percakapan legendaris antara Ucok sang vokalis dengan para awak bandnya. Apa bunyi percakapannya? Silahkan cari sendiri.

16. John Mayer – I’m Gonna Find Another You. Ada kalanya saya pernah benar-benar patah hati untuk yang pertama kali. Saat itulah saya mengenal album Continuum yang dibuat oleh kakak kandung saya, John Mayer. Di album itu ada sebuah lagu blues sakti mandraguna berjudul I’m Gonna Find Another You. Dari judulnya saja sudah terlihat betapa mujarabnya lagu ini untuk mengobati patah hati. Alih-alih merengek dan menangis gara-gara ditinggal kekasih, John mengajarkan saya untuk bangkit dengan lirik “But when my loneliness is through, I’m gonna find another you. If I’m false to find another, I hope she looks like you. My pride will keep me company!” Mampus!

17. Edane – Ikuti. Kalau anda mengaku anak metal dan tidak tahu lagu ini, maka berbahagialah anda di neraka sana. Lagu bertenaga yang penuh dengan lengkingan suara Ecky Lamoh dan sayatan gitar Eet Sjahranie ini akan menjadikan anda sebagai pengikut agama bernama rock!

18. Scorpion – Rock You Like A Hurricane. Meski dikenal lewat lagu ballad macam “Still Loving You” atau “Wind of Change”, Scorpion mempunyai racun berjudul “Rock You Like A Hurricane.” Dengan video klip yang liar dan keren – lupakan rambut botak sang vokalis – maka lagu ini benar-benar akan menghantam anda seperti angin topan!

19. Lynyrd Skynyrd – Free Bird. Lagu ini adalah lagu bagi para petualang dan para gadis yang ditinggalkannya dirumah. Bagi anda yang suka traveling dan pacar anda suka rewel, jangan tampar mulutnya, tapi cukup nyanyikan lagu ini. Dijamin dia akan mau menunggu anda sampai kapanpun. Uhm, tergantung seberapa baik anda menyanyikannya tentunya.

20. The Beatles – I Will. Ketika pertama kali mendengarnya pas SD, lagu ini tak bermakna. Just another Beatles song. Tapi ketika mendengarnya lagi ketika SMA, maka lagu ini jadi lagu wajib dalam merayu perempuan. Dan lagu ini adalah lagu yang harus ada ketika saya menikah nanti.

21. Stevie Ray Vaughan – Telephone Song. Ini adalah lagu yang setia mengiringi saya ketika berpacaran jarak jauh. Mungkin cocok bagi anda yang sedang menjalani LDR. Dengarkan saja lah, ketimbang anda terus-terusan merepet kangen di status facebook anda.

22. X-Japan – Endless Rain. Dengan dandanan “menakjubkan”, band ini sebenarnya tak pantas menyanyikan lagu romantis seperti Endless Rain. Tapi siapa yang mengira kalau mereka punya lirik membunuh macam “As i try to hold you, you’re vanishing before me. You’re just an illusion. When i’m awake, my tears have dried in the sand of sleep. I’m a rose blooming in the desert.” Sadisss!

23. L’ arc En Ciel – Blurry Eyes. Lagu ini adalah perkenalan awal saya dengan musik japanesse pop. Sebelumnya saya lebih suka Loudness dan X Japan yang bercorak rock. Tapi ketika mendengarkan lagu ini, maka penilaian saya bahwa J-Pop itu tidak keren sontak berubah.

24. Rolling Stones – Satisfaction. Anda ingin tahu bagaimana cara membuat wanita bergairah dan menelanjangi dirinya sendiri dalam sekejap? Mudah, anda harus bisa menyanyikan lagu ini dengan gitar. Dengan memainkan intronya yang magis saja, itu sudah bisa membuat para perempuan menggelinjang tak karuan. Saya pernah membuktikannya sendiri.

25. Wonderbra – Hell’s Kitchen. Lagu ini milik band psychedelic blues rock asal Depok. Suara vokalisnya yang garang dan beroktaf tinggi, sungguh membuat band saya sukar memainkan repertoir ini. Pernah saya mencoba mengajak seorang perempuan adik kelas saya untuk mengisi vokal lagu ini. Hasilnya? Besoknya ia tiba-tiba berkerudung. Tobat tiba-tiba!

26. The S.I.G.I.T – Clove Doper. Lagu ini adalah lagu bangsat! Siapa yang tidak akan menghentakkan kepala ketika mendengarkan lagu ini? Kalau ada, maka bolehlah ia menceburkan diri ke sungai Brantas. Jujur, saya lebih suka yang versi EP-nya. Lebih liar, kasar, dan pronounciationnya Rekti masih kacau.

27. Slank – Memang. Ini adalah lagu cetak biru bagi musik rock n roll teladan. Tak menghiraukan kaidah vokal yang baik dan benar, suara gitar yang meraung-raung, keyboard yang menari liar, dan tentu saja ugal-ugalan dengan lirik yang meliuk tak terkendali menghindari EYD.

28. Ahmad Band – Aku Cinta Kau Dan Dia. Satu-satunya lagu perselingkuhan yang enak didengarkan. Kalau saya melihat Ahmad Dhani sekarang dengan lagu-lagunya yang gitu deehhh, saya berharap dia sudah ditembak mati oleh seorang fans setelah merilis album ini. Tentu biar namanya tak tercemar dengan lagu-lagu macam Ayang-Ayangku.

29. Efek Rumah Kaca – Cinta Melulu. Sialan. Kenapa saya tidak bisa menulis lirik protes sebagus Cholil? Lagu ini adalah perkenalan pertama saya dengan Efek Rumah Kaca. Tapi saya sempat ragu juga. Dulu semasa saya SMA, saya pernah menyaksikan di TV ada band bernama Efek Rumah Kaca yang memainkan Sweet Child O Mine dengan fasih. Apakah mereka Efek Rumah Kaca yang sama dengan Efek Rumah Kaca yang memainkan Cinta Melulu? Entahlah.

30. Pretty Bad Boys – A Boy and the Horseman. Ini adalah band yang menerapkan kata-kata Chairil Anwar dengan baik, sekali berarti sudah itu mati. Hanya mengeluarkan satu single dengan lirik absurd, mereka mencoba mencomot semangat perlawanan anak muda ala Skid Row dan The Who, dengan suara gitar yang meringkik bagai kuda pengen kawin, dan suara vokalis yang sama sekali alergi dengan pitch control. Lalu kenapa saya memasukkan lagu aneh dari band tak berumur panjang ini? Tentu saja karena ini adalah band saya, saya yang jadi vokalisnya, saya yang menulis liriknya, dan saya sangat beruntung lagu ini bisa terekam, bisa saya pamerkan ke anak cucu nanti, hahahahahahaha.

Jember, ketika sedang tanggal 29 Mei 2009
jam 03.43

Sembari mengulang terus lagu Andy Liani

Lahir di Lumajang, besar di Jember, pernah tinggal di Yogyakarta yang menyenangkan, dan sekarang memburuh di Jakarta.

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR