Metal Band Names

486

klik gambar untuk melihat lebih jelas
Barusan saya dapat link menarik dari salah seorang kawan di facebook. Link itu adalah website penyimpanan data yang kontennya dapat disedot secara gratis. Ada banyak folder disana. Mulai anatomy, architecture, art, business and economics, hingga music.
Ketika saya klik folder musik, banyak file yang keluar, terutama file .jpg. Ketika mencari-cari gambar yang menarik, mata saya menumbuk file dengan nama yang menggiurkan: Metal Band Names. Langsung saja saya sedot gambar itu.
Gambar ini ternyata grafik pengelompokan nama band-band metal berdasarkan klasifikasi yang diciptakan oleh sang pembuat. Karena menarik, saya jadi ingin membahasnya dan menerangkan semua grafik ini.
Menurut sang pembuat grafik, nama band metal itu adalah sebuah lingkaran besar dengan 5 lingkaran yang lebih kecil. Nanti 5 lingkaran itu akan terpecah lagi menjadi lebih banyak lingkaran kecil. Jadi mari kita mulai dari lingkaran yang besar dulu.
Lingkaran besar dengan gambar tengkorak ini memuat 5 lingkaran lebih kecil: Deadly Things, Death, Religion, Animals, dan Badass Misspellings. Jadi nama band metal sebagian besar bertemakan 5 hal ini. Nah, 5 lingkaran kecil ini lantas dipecah menjadi lingkaran yang lebih kecil. Jadi mari kita dedah kategori yang pertama dulu: Deadly Things.
***
Deadly Things berisikan nama-nama yang memang mengerikan, sebut saja Anthrax, Napalm Death, Venom, Poison, Skid Row, Anal Apocalypse, Death From Above, Iron Maiden, Biohazard, sampai Slayer. Dari kesemua 5 lingkaran, Deadly Things ini adalah lingkaran yang paling sederhana. Ia tak punya sub-lingkaran, hanya berperan pada dua sub lingkaran (yang mana lingkaran kecil itu juga dipengaruhi oleh 4 lingkaran lain). Dua sub-lingkaran yang dipengaruhi tak langsung oleh Deadly Things adalah Medieval dan The Occult.
Medieval ini berisi nama band macam Dragon Force, The Sword, Flesh Castle, hingga Wizard. Lingkaran Medieval ini punya sub lingkaran lagi, Viking. Sub lingkaran Viking ini berisi nama band yang dipengaruhi kebudayaan para pelaut Viking, sebut saja Hellhammer, Odin’s Beard, Loki, hingga Viking Crown.
Selain Medieval, sub lingkaran lain yang dipengaruhi oleh Deadly Things adalah The Occult. Sub lingkaran ini berisi nama-nama gaib (okultisme) macam Angel Witch, Burning Witch, White Zombie, hingga The Cult. Sub lingkaran Occult ini juga mempunyai sub lingkaran, General Spookines. Sub ini berisi nama-nama mengerikan macam Black Woods, Bloody Wall of Gore, Gorefest, hingga Burning Tomb.
Sampai sini ada yang bingung? Yak, saya bingung. Tapi jangan khawatir, asal dipelajari, pengklasifikasian nama band metal ini cukup mudah dimengerti kok. Jadi mari kita lanjutkan diskusi metal ini.
Setelah lingkaran Deadly Things selesai, kita berlanjut ke lingkaran kedua: Death.
***
Lingkaran ini berisi nama seperti Megadeth, Stormtroopers of Death (jenenge sangar, mbuh musike), My Dying Bride, Corpse, hingga Carcass. Mereka adalah nama yang langsung terpengaruh oleh tema kematian. Death ini juga mempunyai pengaruh tak langsung, yang disebut lingkaran Faulkner References. Lingkaran kecil Faulkner ini berisi nama seperti As I Lay Dying, The Sound and The Fury, atau Corncob Rape (uopo iki cuuk, Nggolek jeneng kok angel nemen, mangkane gak terkenal koen cuk.)
Lingkaran Death ini mempunyai 2 sub lingkaran: Metaphorical dan Pleas for Help. Metaphorical berisi nama band yang bermetafora dengan kematian, sebut saja Sepulchral Doom atau Grim Reaper. Sedang Pleas for Help ini berisi nama-nama yang seakan butuh pertolongan, seperti Sick of It All, Suicidal Tendencies, Disturbend, Paranoid, hingga Pit Anger. Nah, Pleas for Help in juga punya sub lingkaran, Adolescent Poetry, nama band yang sepertinya berasal dari petikan puisi ala anak muda. Band yang menghuni lingkaran ini adalah Cradle of Filth, System of A Down, Bless the Fall, All That Remains, hingga Thine Eyes Bleed.
Anda bingung? Tenang, anda tidak sendiri, saya juga masih bingung kok.
Oke, setelah lingkaran Death selesai, mari beralih ke tema Religion. Band metal memang seringkali disebut musik setan, tapi ada beberapa band yang berafiliasi dengan tema-tema mengenai agama. Lingkaran Religion ini akan mendedah semua.
***
Lingkaran Religion ini secara langsung mempengaruhi band-band seperti Faith No More, Ministry, Black Sabbath, Judas Priest, Cathedral, Shotgun Messiah, hingga Black Mass. Kesemua itu adalah nama band yang berkaitan dengan agama. Dengan unsur Priest, Cathedral, atau Messiah, memang tak bisa dipungkiri kalau ada unsur agama dalam nama mereka, terlepas dari bagaimana konten musiknya. Lain kali saya mau bikin band dengan nama Pak Kyai Rock N Roll. Walau saya sudah didului sinetron Pesantren Rock N Roll.
Nah, nama-nama band yang dipengaruhi langsung oleh unsur religi itu ternyata mempunyai sub lingkaran yang disebut dengan Angels. Contoh band yang mempunyai nama dengan imbuhan Angel adalah: Morbid Angel, Death Angel, Dark Angel, dan Angel Queef. Indonesia sebenarnya juga punya pesohor dengan nama Angel: Angelia Sondakh. Halah!
Oke, mari lanjut ke sub lingkaran yang dipengaruhi oleh tema religi. Secara khusus, ada dua sub lingkaran dari tema religi ini: Biblical dan Satanic.
Biblical alias kitab suci ini berpengaruh pada nama band yang unsur namanya diambil dari pati kitab suci, contohnya: Lamb of God, Exodus, Testament, Babylon, Leaky Stigmata, hingga Sodom. Nah, Biblical ini ternyata masih punya sub lingkaran, yakni From The Book of Revelation (buku terakhir dari kitab Perjanjian Baru). Sub ini berisi nama band yang diinspirasi dari nama-nama yang ada di kitab itu, sebut saja Ragnarok (bukan game online itu), Armageddon (bukan filmnya si Bruce Willis), Sign of the Beast, hingga Mexican Santa.
Lalu sub lingkaran lain dari Religion adalah Satanic, musuh abadi para malaikat. Satanic ini berisi nama macam Crippled Lucifer, Satan’s Loneliness (setan kok bisa merasa kesepian. Setan galau nih?), Satan’s Blind Date (kalau yang ini setan gak laku), hingga Satan’s Child (siapanya Last Child, band emo alay itu?). Selain ada band yang langsung mengambil unsur setan, Satanic mempunyai sub lingkaran yakni Pagan. Namanya pun khas kepercayaan Paganisme macam Baal’s Balls, Wiccan Guidance, Counselor, hingga Heathen Tomb.
Selain dua sub lingkaran Biblical dan Satanic, tema Religion punya sub lingkaran tak langsung yang bernama Metal. Nama yang dipengaruhi oleh unsur Metal ini adalah Metallica, Metal Force, atau Metal Church. Sampai disini, pembahasan mengenai nama band yang mempunyai unsur Religion sudah selesai. Mari berlanjut ke bab berikutnya.
***
Lingkaran berikutnya adalah Animals. Lingkaran ini sederhana, hanya terdiri dari dua sub lingkaran: Real dan Imaginary.
Lingkaran Real berisi nama band yang terinspirasi dari hewan nyata macam Ratt, Manowar, Scorpions, Black Widow, hingga Wolfmother. Nah lingkaran Real ini mempunyai sub lingkaran: Party Animal yang hanya berisi satu contoh nama: Ozzy Andrewwk (band opo iki cuk?)
Selain Real, ada sub lingkaran Imaginary. Lingkaran ini berisi nama band yang dipengaruhi oleh imajinasi liar manusia tentang hewan yang tak pernah ada atau belum pernah mereka lihat. Lingkaran Imaginary ini berisi band macam Goat Snake, The Cancer Bats, Iron Butterfly, Whitesnake, atau White Lion. Selain nama-nama imajiner itu, lingkaran Imaginary ini mempunyai sub lingkaran: Extinct, alias hewan yang dulu pernah ada tapi sudah punah. Lingkaran ini mempunyai dua contoh band: Mastodon dan Queens of The Stone Age.
Setelah membahas tentang hewan yang sudah punah, maka selesai pula lingkaran Animals. Kita coffe break dulu selama 30 menit. Saya mau ke kantin. Mau ikut? Saya bayari semuanya… Asal tak lebih dari 1500 rupiah.
***
Oke, selamat datang kembali di diskusi History of Metal Band Names.
Lingkaran terakhir dari semua lingkaran besar ini adalah Badass Misspellings. Lingkaran ini berusaha mendedah nama-nama band yang namanya dengan sengaja disalahejakan. Lingkaran ini merupakan lingkaran yang mempunyai banyak sub lingkaran dan sub-sub lingkaran. Sepertinya para anak band itu tidak lulus pelajaran baca tulis.
Lingkaran Badass Misspellings ini langsung menembak contoh 4 band: Korn (dari corn), Led Zepellin (seharusnya Led Zeppelin), Deth (dari Death), dan Eyehategod (seharusnya Eye Hate God). Nah, nama-nama salah tulis itu punya sub lingkaran: Puns Involving “Hell”, alias nama salah tulis yang mengandung unsur Hell. Sub lingkaran ini berisi nama seperti Helloween, Hellbilly, dan Hellelujah.
Oke, sekarang lanjut ke sub lingkaran dari Badass Misspellings. Ada 2 sub lingkaran langsung (Foreign Sounding dan Umlauts), dan 1 sub lingkaran tak langsung yakni Pointless Misspellings.
Mari kita menuju sub lingkarang langsung yang pertama, Foreign Sounding. Sub ini adalah lingkaran yang berisi nama band yang terdengar asing, baik hurufnya maupun artinya. Contohnya adalah Queensrÿche. Kenapa disebut misspelling? Karena nama band ini menggabungkan dua kata dari dua rumpun bahasa yang berbeda. Plus, tak ada spasi yang seharusnya ada. Foreign Sounding ini punya sub lingkaran bernama Actually Foreign, yakni band-band yang namanya asing, dan mereka memang benar-benar band dari luar Amerika atau Inggris selaku nenek moyang musik metal. Lingkaran band-band asing bernama asing ini adalah Dimmu Borgir (dari Norwegia, dan tulisan aslinya adalah Dimmuborgir), Borknagar (juga dari Norwegia), hingga Pantera (berasal dari Amerika, namun nama bandnya berasal dari bahasa Portugis, Romania, dan Italia untuk panther).
Sub lingkaran kedua dari Badass Misspellings adalah Umlauts. Apakah Umlauts itu? Umlauts itu adalah fitur di bahasa Jerman yang gunanya merubah suara atau spelling. Yang disebut umlauts adalah adanya titik dua diatas huruf, contohnya adalah ä, ö dan ü. Oh ya, saya tidak mendapatkan semua pengetahuan mengenai umlaut ini dari kursus bahasa Jerman saya, melainkan dari yang mulia Wikipedia.
Fitur bahasa ini rupanya digunakan oleh beberapa band metal. Sebut saja Motörhead, hingga Blue Öyster Cult. Tapi ada juga band yang “serakah”, menggunakan dua umlaut untuk nama bandnya. Band “serakah” ini merupakan band favorit saya, Mötley Crüe. Sisi humor sang pembuat chart ini muncul ketika membuat kategori Triple Umlaut. Contoh bandnya? Phsyically Impossible, alias tidak mungkin ada, hehehe.
Lalu satu sub lingkaran tak langsung dari Badass Misspellings adalah lingkaran bernama Pointless Misspellings, alias salah eja yang tak berguna dan tak berfaedah. Sebut saja Mercyful Fate, Def Leppard, Lawnmower Deth, hingga Alcatrazz (sepertinya para punggawa band ini adalah para alay).
Dengan selesainya pembahasan mengenai para band yang salah eja nama mereka sendiri, maka berakhir pula diskusi mengenai klasifikasi nama band metal. Saya tahu kalau mungkin pengklasifikasian ini sedikit kurang komplit, tapi saya pikir grafik klasifikasi ini sudah cukup lengkap. Semoga membawa inspirasi dan membuat anda tidak menamai band anda sembarangan, seperti Asbak, Coolkhas, Masca2, atau D’Bagindas.
Shalom!
Lahir di Lumajang, besar di Jember, pernah tinggal di Yogyakarta yang menyenangkan, dan sekarang memburuh di Jakarta.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR