Nice Boys Don’t Write Rock N Roll

212

Saya suka sekali dengan lagu berjudul “Nice Boys (Don’t Play Rock N Roll” dari Rose Tattoo. Tetap sih, saya lebih suka versi Guns N Roses yang lebih ngebut dan terasa aura ugal-ugalannya.

Judul itu kemudian saya modifikasi menjadi judul buku pertama saya, “Nice Boys Don’t Write Rock N Roll”. Ditambahi sub-judul: Obsesi Busuk Menulis Musik 2007-2017. Sama seperti judulnya, buku ini adalah kumpulan tulisan musik yang saya buat dalam rentang 1 dekade. Ada kisah tentang berbagai macam band hair metal, Gribs, Sangkakala, Guns N Roses (tentu saja!), perjalanan ziarah ke makam Nike Ardilla bersama ratusan penggemar garis kerasnya, hingga beberapa tulisan Slank yang rencananya dimuat di buku biografinya namun gagal jalan terus.

Buku ini diterbitkan oleh EA Books, sudah bisa dipesan sekarang. Selama pre-order hingga 31 Agustus 2017, ada potongan harga yang lumayan. Oh ya, buku ini dirilis dalam dua versi. Yakni versi soft cover (Rp100 ribu) dan hard cover (Rp120 ribu). Terserah mau pilih yang mana. Oh ya, jumlah halamannya sekitar 582 lembar. Kalau sudah selesai dibaca, cocok untuk jadi ganjal pintu. Hehe.

Buku tak berfaedah ini bisa dipesan via WA di: 0812-2719-3451. Monggo.

Selain bekerja sebagai jurnalis, saya menghabiskan waktu dengan menyedot film-film dari Kickass Torrent, lalu menontonnya dengan istri, berburu buku bekas di Blok M, mendengar musik hair metal, jalan-jalan dengan istri, mencari tempat makan enak, bantu-bantu di situs minumkopi.com, sesekali mengirim tulisan ke mojok.co, dan terus merisak beberapa orang kawan baik.

TINGGALKAN KOMENTAR