<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Kenapa Saya Menepikan Buku Panduan Wisata	</title>
	<atom:link href="https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/</link>
	<description>Segala Tentang Cara Bersenang-senang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Mar 2015 07:17:41 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.0.11</generator>
	<item>
		<title>
		By: Sahad Bayu		</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-706</link>

		<dc:creator><![CDATA[Sahad Bayu]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 15:26:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nuranwibisono.net/?p=1229#comment-706</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-704&quot;&gt;Sahad Bayu&lt;/a&gt;.

Wis dadi buku. Iyo, narsis pancene. Pose favoritnya adalah mrenges sembari mengacungkan jempol tangan kanan. Hihi.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-704">Sahad Bayu</a>.</p>
<p>Wis dadi buku. Iyo, narsis pancene. Pose favoritnya adalah mrenges sembari mengacungkan jempol tangan kanan. Hihi.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Nuran Wibisono		</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-705</link>

		<dc:creator><![CDATA[Nuran Wibisono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 10:34:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nuranwibisono.net/?p=1229#comment-705</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-704&quot;&gt;Sahad Bayu&lt;/a&gt;.

Hooo, iyaaa :D aku selalu ngikutin kisahnya beliau. Dimuat bersambung di Jawa Pos. Aku suka cara dia cerita, walau dia narsis, yang dipajang di koran fotonya mulu, hihihi :D Berarti udah jadi bukunya ya? Nabung nabungg :D]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-704">Sahad Bayu</a>.</p>
<p>Hooo, iyaaa 😀 aku selalu ngikutin kisahnya beliau. Dimuat bersambung di Jawa Pos. Aku suka cara dia cerita, walau dia narsis, yang dipajang di koran fotonya mulu, hihihi 😀 Berarti udah jadi bukunya ya? Nabung nabungg 😀</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Sahad Bayu		</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-704</link>

		<dc:creator><![CDATA[Sahad Bayu]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 02:28:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nuranwibisono.net/?p=1229#comment-704</guid>

					<description><![CDATA[Beuhhh. Nuran sangar!&lt;br /&gt;Nganu Ran, kayaknya buku &quot;Haji Nekat&quot; punyanya Haji Bahari (Wartawan Jawa Pos) bisa jadi salah satu rekom. Belum baca sih. Belum buka segelnya. Tapi cerita perjalanan sekaligus cerita naik haji lewat darat setelah menempuh 89 hari sepertinya menarik dibaca. Jalan-jalan terus haji itu semacam sekali tepuk dua pantat.&lt;br /&gt;Semoga tidak overrated.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beuhhh. Nuran sangar!<br />Nganu Ran, kayaknya buku &#8220;Haji Nekat&#8221; punyanya Haji Bahari (Wartawan Jawa Pos) bisa jadi salah satu rekom. Belum baca sih. Belum buka segelnya. Tapi cerita perjalanan sekaligus cerita naik haji lewat darat setelah menempuh 89 hari sepertinya menarik dibaca. Jalan-jalan terus haji itu semacam sekali tepuk dua pantat.<br />Semoga tidak overrated.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Nuran Wibisono		</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-703</link>

		<dc:creator><![CDATA[Nuran Wibisono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 12:24:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nuranwibisono.net/?p=1229#comment-703</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-702&quot;&gt;Brama Danuwinata&lt;/a&gt;.

Halo mas Brama, salam kenal :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya mas, aku pikir diskusi mengenai hal ini sangat menarik. Pro dan kontra itu wajar kok untuk perkembangan yang lebih baik *tsaaah*. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seperti yang saya bilang diatas, buku panduan itu berguna untuk traveler yang waktunya terbatas karena kerja atau karena hal lain. Tapi kalau waktunya panjang, let&#039;s get lost :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makasih udah mampir mas :)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-702">Brama Danuwinata</a>.</p>
<p>Halo mas Brama, salam kenal 🙂</p>
<p>Iya mas, aku pikir diskusi mengenai hal ini sangat menarik. Pro dan kontra itu wajar kok untuk perkembangan yang lebih baik *tsaaah*. </p>
<p>Dan seperti yang saya bilang diatas, buku panduan itu berguna untuk traveler yang waktunya terbatas karena kerja atau karena hal lain. Tapi kalau waktunya panjang, let&#8217;s get lost 🙂</p>
<p>Makasih udah mampir mas 🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Brama Danuwinata		</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-702</link>

		<dc:creator><![CDATA[Brama Danuwinata]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 12:11:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nuranwibisono.net/?p=1229#comment-702</guid>

					<description><![CDATA[oh, ini to yang kemarin ribut-ribut. *telat* x)&lt;br /&gt;yaa, intinya sih kita sesam travellers harusnya saling mendukung dan mengingatkan. Kalau saling sindir dan komentar negatif tanpa memberi solusi juga kan gak menyelesaikan polemik. &lt;br /&gt;Tulisan yang menarik sekali mas Nuran.&lt;br /&gt;Saya dahulu jaman masih mahasiswa juga senang sekali get lost dan travelling tanpa ada buku panduan. Namun seiring berjalan dan terbatasnya waktu ketika sudah bekerja, referensi dan panduan menjadi hal yang cukup penting buat saya. &lt;br /&gt;Bagi saya, dua perdebatan kemarin punya kesimpulan: &lt;br /&gt;Kalau punya banyak waktu, dan merasakan serunya perjalanan lebih baik get lost dan lupakan buku panduan.&lt;br /&gt;Kalau anda tidak punya banyak waktu, dan ingin segelanya jelas dan harus terencana ya gunakan saja buku panduan. :)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oh, ini to yang kemarin ribut-ribut. *telat* x)<br />yaa, intinya sih kita sesam travellers harusnya saling mendukung dan mengingatkan. Kalau saling sindir dan komentar negatif tanpa memberi solusi juga kan gak menyelesaikan polemik. <br />Tulisan yang menarik sekali mas Nuran.<br />Saya dahulu jaman masih mahasiswa juga senang sekali get lost dan travelling tanpa ada buku panduan. Namun seiring berjalan dan terbatasnya waktu ketika sudah bekerja, referensi dan panduan menjadi hal yang cukup penting buat saya. <br />Bagi saya, dua perdebatan kemarin punya kesimpulan: <br />Kalau punya banyak waktu, dan merasakan serunya perjalanan lebih baik get lost dan lupakan buku panduan.<br />Kalau anda tidak punya banyak waktu, dan ingin segelanya jelas dan harus terencana ya gunakan saja buku panduan. 🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Nuran Wibisono		</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-701</link>

		<dc:creator><![CDATA[Nuran Wibisono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 11:33:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nuranwibisono.net/?p=1229#comment-701</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-698&quot;&gt;Fajar Ahmad&lt;/a&gt;.

hehehe, kayak mas Wendi dong, wenz rawk :D Salam kenal dan makasih udah mampir :)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-698">Fajar Ahmad</a>.</p>
<p>hehehe, kayak mas Wendi dong, wenz rawk 😀 Salam kenal dan makasih udah mampir 🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Nuran Wibisono		</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-700</link>

		<dc:creator><![CDATA[Nuran Wibisono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 11:32:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nuranwibisono.net/?p=1229#comment-700</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-693&quot;&gt;titiw&lt;/a&gt;.

Ah, mbaknya suka basa-basi nih :p Kata Farchan, minggu depan mau ke Jogja ya? Waisak? I guess we&#039;ll meet in Jogja :)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-693">titiw</a>.</p>
<p>Ah, mbaknya suka basa-basi nih :p Kata Farchan, minggu depan mau ke Jogja ya? Waisak? I guess we&#8217;ll meet in Jogja 🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: titiw		</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-699</link>

		<dc:creator><![CDATA[titiw]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 10:27:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nuranwibisono.net/?p=1229#comment-699</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-693&quot;&gt;titiw&lt;/a&gt;.

Balik ke sini mau liat balesan komen.. eh dapetnya puja puji.. ngefans ngefens.. Ahahaha.. *jawil jakunnya* x)&lt;br /&gt;PS: Betul, diskusi itu harus dengan kepala dingin. Kadang suatu hal jadi konflik karena cara kita bereaksi akan satu masalah. Bukan masalah itu sendiri yang jadi konflik pada akhirnya. Seperti kata orang bijak, &quot;The person is the message&quot;. &lt;br /&gt;PS lagi: saya juga ngefens sama masnya yang berani banget ke mana2 sendiri.. (nah kalo yg ini agak basa basi..) hehe..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-693">titiw</a>.</p>
<p>Balik ke sini mau liat balesan komen.. eh dapetnya puja puji.. ngefans ngefens.. Ahahaha.. *jawil jakunnya* x)<br />PS: Betul, diskusi itu harus dengan kepala dingin. Kadang suatu hal jadi konflik karena cara kita bereaksi akan satu masalah. Bukan masalah itu sendiri yang jadi konflik pada akhirnya. Seperti kata orang bijak, &#8220;The person is the message&#8221;. <br />PS lagi: saya juga ngefens sama masnya yang berani banget ke mana2 sendiri.. (nah kalo yg ini agak basa basi..) hehe..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Fajar Ahmad		</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-698</link>

		<dc:creator><![CDATA[Fajar Ahmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 09:07:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nuranwibisono.net/?p=1229#comment-698</guid>

					<description><![CDATA[Mas Nuran rawk abis!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Nuran rawk abis!</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Nuran Wibisono		</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-697</link>

		<dc:creator><![CDATA[Nuran Wibisono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 08:35:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nuranwibisono.net/?p=1229#comment-697</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-693&quot;&gt;titiw&lt;/a&gt;.

Eh mbak Titiw, saya ngefans sama mbak Titiw lho :D Iya mbak, semua emang kembali pada pribadi masing-masing kok. Saya tidak menyalahkan orang yang lebih suka menggunakan buku panduan, dan tidak mengglorifikasi orang yang berjalan tanpa buku panduan. Semua sama aja :) Oh ya, tulisan ini bukan untuk menjatuhkan salah satu pihak atau siapapun lho. Saya anggap ini salah satu bagian proses diskusi untuk menjadikan dunia penulisan traveling di Indonesia bisa makin berkembang :D Kapan hari mas Lalu juga udah nulis perihal yang sama :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Btw, saya beneran ngefans sama Mbak Titiw, bukan basa-basi, hehe :D]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://nuranwibisono.net/kenapa-saya-menepikan-buku-panduan-wisata/#comment-693">titiw</a>.</p>
<p>Eh mbak Titiw, saya ngefans sama mbak Titiw lho 😀 Iya mbak, semua emang kembali pada pribadi masing-masing kok. Saya tidak menyalahkan orang yang lebih suka menggunakan buku panduan, dan tidak mengglorifikasi orang yang berjalan tanpa buku panduan. Semua sama aja 🙂 Oh ya, tulisan ini bukan untuk menjatuhkan salah satu pihak atau siapapun lho. Saya anggap ini salah satu bagian proses diskusi untuk menjadikan dunia penulisan traveling di Indonesia bisa makin berkembang 😀 Kapan hari mas Lalu juga udah nulis perihal yang sama 🙂</p>
<p>Btw, saya beneran ngefans sama Mbak Titiw, bukan basa-basi, hehe 😀</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
