<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>30 Hari Menulis Archives - Foi Fun!</title>
	<atom:link href="https://nuranwibisono.net/tag/30-hari-menulis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nuranwibisono.net/tag/30-hari-menulis/</link>
	<description>Segala Tentang Cara Bersenang-senang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Nov 2019 00:18:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.0.11</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91952844</site>	<item>
		<title>EFG London Jazz Festival</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/efg-london-jazz-festival/</link>
					<comments>https://nuranwibisono.net/efg-london-jazz-festival/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nuran Wibisono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Nov 2019 23:56:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[30 Hari Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[London Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Residensi Penulis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuranwibisono.net/2019/11/efg-london-jazz-festival/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mencari festival musik di Inggris pada November itu adalah pekerjaan yang bisa dibilang terlambat. Karena kebanyakan festival musik di sini berlangsung pada musim panas, berawal sekitar bulan Mei, dan biasanya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net/efg-london-jazz-festival/">EFG London Jazz Festival</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net">Foi Fun!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mencari festival musik di Inggris pada November itu adalah pekerjaan yang bisa dibilang terlambat. Karena kebanyakan festival musik di sini berlangsung pada musim panas, berawal sekitar bulan Mei, dan biasanya berakhir sekitar bulan Agustus.</p>
<p>Tapi apa sama sekali tak ada festival setelah itu? Ada, tapi tak banyak. Dua dari yang sedikit itu antara lain London Jazz Festival (LJF)dan London Roots Festival. Yang ingin saya ceritakan kali ini adalah festival pertama.</p>
<p>Tahun ini, LJF diadakan pada 15 November sampai 24 November. EFG adalah nama bank besar yang jadi sponsor utama sejak 2013, makanya jadi <em>title na</em>me. Mirip bank BNI yang jadi sponsor Java Jazz gitu lah.</p>
<p>Konsep festival ini tidak terpusat di satu venue, melainkan menyebar di beberapa lokasi. Dari gedung besar macam London Barbican (kapasitas 1.100-an kursi), Southbank Centre (kapasitas 900-an kursi), hingga di pub atau bar atau klub kecil seperti Pizza Express Jazz Club, Ronnie Scott&#8217;s, hingga Karamel, sebuah bar, galeri seni, dan kafe vegetarian di pinggiran London Utara.</p>
<p>Konsep festival dengan panggung menyebar ini sebenarnya bukan hal baru. Festival Camden, yang merupakan cikal bakal LJF, sudah melakukannya sejak era 1970-an.</p>
<p>Saya pertama kali dengar konsep seperti ini malah dari Wok the Rock, pendiri Yes No Wave, pada 2013 silam. Saat itu, kami ngobrol soal Lockstock Festival yang berakhir tragis. Obrolan itu kemudian melebar ke soal festival musik, dan keinginan Wok untuk bikin festival dengan venue yang tersebar di beberapa titik. Waktu itu, kawasan yang dianggap bisa menampung beberapa panggung adalah sekitar Malioboro hingga ke arah Prawirotaman.</p>
<p>Waktu itu saya tidak membayangkan konsep itu bisa terlaksana di Jakarta, hingga Archipelago Festival bikin konsep seperti itu. Dengan cerdik, penyelenggara mengokupansi kawasan Kemang, Jakarta Selatan, dan bikin gigs di beberapa lokasi.</p>
<p>Balik lagi ke LJF. Tahun ini bintang tamu utamanya adalah Herbie Hancock dan Corinne Bailey Rae. Saya sempat ingin menonton Corinne, tapi tiketnya terjual habis cepat sekali. Hadah.</p>
<p>Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ada banyak penampilan gratis. Saya lantas menonton beberapa secara acak, yang jamnya sesuai saja. Oh ya, beberapa konser diadakan pas jam makan siang, terutama yang lokasinya ada di restoran.</p>
<p>Saya sempat menonton kuartet asal Jerman yang dipimpin pianis Julia Hulsmann di Southbank Centre. Suasanaya hangat. Beberapa orang usia lanjut menonton di bagian depan sembari memegang segelas wine.</p>
<p><img loading="lazy" class="size-large alignnone wp-image-4469" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1727072830235682419930211.jpg" width="1024" height="768" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1727072830235682419930211.jpg 3000w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1727072830235682419930211-300x225.jpg 300w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1727072830235682419930211-768x576.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1727072830235682419930211-1024x768.jpg 1024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1727072830235682419930211-80x60.jpg 80w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1727072830235682419930211-265x198.jpg 265w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1727072830235682419930211-696x522.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1727072830235682419930211-1068x801.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1727072830235682419930211-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>Saya juga sempat menonton O-Janna dan Hubby Horse, duo musisi asal Italia. Mereka main di Barbican Centre. Sama seperti di South Bank, suasanya selo. Bangku dijejer, penonton menyimak sambil menyesap wine atau menenggak bir. Musik duo ini agak campur aduk, ada bossa nova, jazz, bahkan techno. Saya gak begitu mudeng. Haha.</p>
<p>Tapi saya lebih gak mudeng lagi musik yang dimainkan Numb Mob, duo musisi elektronik, atau lebih tepatnya seniman audio visual. Jadi konsep konser mereka adalah perpaduan musik dan video. Mereka tidak main berdua, melainkan dibantu beberapa orang personel tambahan, termasuk yang main drum dan terompet.</p>
<p><img loading="lazy" class="size-large wp-image-4470 alignnone" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1839314109311396858802739.jpg" width="768" height="1024" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1839314109311396858802739.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1839314109311396858802739-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1839314109311396858802739-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1839314109311396858802739-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1839314109311396858802739-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1839314109311396858802739-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /></p>
<p>Ketika mereka mulai bermain, diputarlah video di dua layar yang terletak di kanan-kiri panggung. Gambarnya berganti tiap beberapa detik. Ikan mati. Pabrik. Lapangan. Sutet. Matahari. Video itu panjangnya 24 menit, untuk menggambarkan siklus satu hari: dari matahari terbit sampai terbit lagi, alias 24 jam.</p>
<p>Saya bengong, juga ngantuk banget, mendengarkan komposisi elektronik selama 24 menit itu. Bingung juga gimana mau menikmatinya. Haha.</p>
<p>Lalu barusan, alias 20 November malam, saya pergi ke Karamel untuk menonton Noah Stoneman, pianis jazz muda. Dia juga rutin manggung dan bikin jam session di Karamel tiap hari Senin.</p>
<p>Usai kerja di British Library, saya pergi ke Utara London, alias ke kawasan Wood Green yang terletak di Zona 3. Kalau dari pusat kota, waktu tempuhnya cukup 30 menit. Tapi kalau dari kawasan saya tinggal di Willesden Green, butuh waktu satu jam.</p>
<p>Stoneman, mantan finalis BBC Young Musician of the Year, mengajak tiga orang kawannya: satu drummer, satu bassist, dan satu vokalis. Stoneman sempat mengenalkan personelnya, tapi karena logatnya seperti kumur-kumur, saya tak bisa menghapalnya. Yang saya ingat adalah, vokalisnya mirip Alexandra Daddario, hehe.</p>
<p>Mereka memainkan beberapa lagu jazz, lengkap pakai improvisasi dan solo. Yang saya tahu cuma &#8220;Autumn in New York&#8221; yang pernah disenandungkan Billie Holiday.</p>
<div style="width: 640px;" class="wp-video"><!--[if lt IE 9]><script>document.createElement('video');</script><![endif]-->
<video class="size-full" id="video-4472-1" width="640" height="360" preload="metadata" controls="controls"><source type="video/mp4" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/VID_28800305_021024_510.mp4?_=1" /><a href="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/VID_28800305_021024_510.mp4">https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/VID_28800305_021024_510.mp4</a></video></div>
<div style="width: 640px;" class="wp-video"><video class="size-full" id="video-4472-2" width="640" height="360" preload="metadata" controls="controls"><source type="video/mp4" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/VID_28450917_172514_039.mp4?_=2" /><a href="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/VID_28450917_172514_039.mp4">https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/VID_28450917_172514_039.mp4</a></video></div>
<p>Konser intim ini berakhir setelah 50 menit. Setelah membayar cider kiwi dan salted caramel cheesecake yang enak sekali, saya bergegas pulang agar tak kemalaman.</p>
<p>Festival jazz ini masih akan berlangsung hingga 24 November. Harus jaga kesehatan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net/efg-london-jazz-festival/">EFG London Jazz Festival</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net">Foi Fun!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuranwibisono.net/efg-london-jazz-festival/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		<enclosure url="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/VID_28800305_021024_510.mp4" length="4371379" type="video/mp4" />
<enclosure url="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/VID_28450917_172514_039.mp4" length="4344366" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4472</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Ada Hair Metal di Rough Trade</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/motley-crue-di-rough-trade-4/</link>
					<comments>https://nuranwibisono.net/motley-crue-di-rough-trade-4/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nuran Wibisono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Nov 2019 21:52:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[30 Hari Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Residensi Penulis]]></category>
		<category><![CDATA[Rough Trade]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuranwibisono.net/2019/11/motley-crue-di-rough-trade-4/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saya tidak menyangka akan mendengar guyonan jenaka-garing ala British di Rough Trade East. Dan, guyonan itu ditujukan untuk saya. &#8220;Bad t-shirt day, eh?&#8221; Saya awalnya bingung maksud si bapak usia [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net/motley-crue-di-rough-trade-4/">Tak Ada Hair Metal di Rough Trade</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net">Foi Fun!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Saya tidak menyangka akan mendengar guyonan jenaka-garing ala British di Rough Trade East. Dan, guyonan itu ditujukan untuk saya.</p>
<p>&#8220;Bad t-shirt day, eh?&#8221;</p>
<p>Saya awalnya bingung maksud si bapak usia 40-an itu. Lalu saya menundukkan kepala. Tampaklah kuartet dari neraka bernama Motley Crue yang nampang gede-gede, lengkap dengan lingkaran satanik, di kaus yang saya pakai. Lalu saya terkekeh.</p>
<p>Mungkin saya tak teliti, tapi setelah beberapa kali keliling lorong Rough Trade East, memang tak ada hair metal di sini.</p>
<p><img loading="lazy" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_201001701821924517238089.jpg" class="alignnone size-full wp-image-4457" width="3000" height="2250" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_201001701821924517238089.jpg 3000w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_201001701821924517238089-300x225.jpg 300w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_201001701821924517238089-768x576.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_201001701821924517238089-1024x768.jpg 1024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_201001701821924517238089-80x60.jpg 80w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_201001701821924517238089-265x198.jpg 265w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_201001701821924517238089-696x522.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_201001701821924517238089-1068x801.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_201001701821924517238089-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 3000px) 100vw, 3000px" /></p>
<p>Musik era 60-70an menempati posisi terhormat di toko musik yang pertama kali didirikan pada 1976 itu. Raknya paling banyak. Selain dekade, jelas banyak rak berdasar genre. Punk sepertinya paling banyak. Apa boleh buat, toko musik ini berdiri dengan semangat punk rock, dan di masa keemasan punk, pula.</p>
<p>Selain itu, ada pula funk, soul, hip-hop, elektronik, bahkan house music.</p>
<p>Demi Tuhan, house motherfukkin&#8217; music!</p>
<p>Tapi ya sudah lah. Toh saya ke sini tidak untuk beli vinyl. Saya hanya memuaskan keinginan si Faisal, kolega saya di Tirto, yang minta foto-foto Rough Trade. Karena hari ini sedang senggang, ya sudah ke sini saja.</p>
<p>Saya senang suasananya. Setelah pintu masuk, di bagian kiri ada bar yang menjual berbagai kudapan, bir, juga kopi. Di sana banyak dijejer buku saku. Mulai buku Greta Thunberg, sampai esai Plato dan Socrates.</p>
<p><img loading="lazy" class="size-large wp-image-4448 alignnone" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1928335731523784364855368.jpg" width="1024" height="768" data-temp-aztec-id="1f15a045-36f8-41da-82c5-281ca567d029" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1928335731523784364855368.jpg 3000w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1928335731523784364855368-300x225.jpg 300w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1928335731523784364855368-768x576.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1928335731523784364855368-1024x768.jpg 1024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1928335731523784364855368-80x60.jpg 80w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1928335731523784364855368-265x198.jpg 265w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1928335731523784364855368-696x522.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1928335731523784364855368-1068x801.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1928335731523784364855368-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p><img loading="lazy" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1642476688142447064825799.jpg" class="wp-image-4455 size-large alignnone" width="1024" height="768" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1642476688142447064825799.jpg 3000w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1642476688142447064825799-300x225.jpg 300w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1642476688142447064825799-768x576.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1642476688142447064825799-1024x768.jpg 1024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1642476688142447064825799-80x60.jpg 80w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1642476688142447064825799-265x198.jpg 265w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1642476688142447064825799-696x522.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1642476688142447064825799-1068x801.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1642476688142447064825799-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p><img loading="lazy" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1635013279020992829594703.jpg" class="size-large wp-image-4454 alignnone" width="768" height="1024" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1635013279020992829594703.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1635013279020992829594703-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1635013279020992829594703-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1635013279020992829594703-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1635013279020992829594703-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1635013279020992829594703-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /></p>
<p><img loading="lazy" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1919132005257519512235210.jpg" class="wp-image-4456 size-large alignnone" width="1024" height="768" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1919132005257519512235210.jpg 3000w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1919132005257519512235210-300x225.jpg 300w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1919132005257519512235210-768x576.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1919132005257519512235210-1024x768.jpg 1024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1919132005257519512235210-80x60.jpg 80w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1919132005257519512235210-265x198.jpg 265w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1919132005257519512235210-696x522.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1919132005257519512235210-1068x801.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1919132005257519512235210-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>Musik yang diputar variatif, ini tentu tak usah dijelaskan panjang lebar. Penjaganya ada beraneka rupa dan saya yakin punya kutub musik yang amat berbeda.</p>
<p>Yang paling saya ingat yang bentukannya mirip Lester Bang. Komplit pakai celana dan kaos ketat, kumis tebal, dan jaket jeans tanpa lengan. Sekujur tubuhnya seolah menyemburkan aura pria macan era 70-an.</p>
<p>Saya membayangkan replika Lester ini adalah jenis yang menganggap The Doors sebagai gerombolan pemain sirkus dengan vokalis seorang badut berlagak pujangga, dan tiap pagi berdebat keras dengan kawan sesama penjaga yang selera musiknya berbeda, tentang musik siapa yang harus diputar di jam buka toko. Mirip adegan di <em>High Fidelity</em>.</p>
<p>Selain rak musik, Rough Trade East juga menyediakan panggung di bagian belakang. Pas saya datang, kebetulan ada solis asal Prancis bernama La Feline yang akan main. Musiknya pop elektronik berbekal Fender Jaguar dan beberapa set <em>sequencer.</em></p>
<p><img loading="lazy" class="size-large alignnone wp-image-4449" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1912598702265649564166392.jpg" width="1024" height="768" data-temp-aztec-id="74909952-f753-4431-a9a0-444d59a28b23" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1912598702265649564166392.jpg 3000w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1912598702265649564166392-300x225.jpg 300w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1912598702265649564166392-768x576.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1912598702265649564166392-1024x768.jpg 1024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1912598702265649564166392-80x60.jpg 80w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1912598702265649564166392-265x198.jpg 265w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1912598702265649564166392-696x522.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1912598702265649564166392-1068x801.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1912598702265649564166392-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>&#8220;Saya dari Prancis, dan saya datang dari masa depan. Aku beritahu kalian, masa depan amatlah buruk.&#8221;</p>
<p>Siap, bosku.</p>
<p>Saya sempat nonton dia main empat lagu berbahasa Prancis. Saya tak paham dia nyanyi apa, tapi cukup lumayan didengar. Jenis musik yang cocok didengar sambil ngelangut dan memikirkan kiamat.</p>
<p>Selain jual vinyl dan CD, Rough Trade juga menyediakan buku. Banyak buku musik, tapi ada juga buku-buku macam&#8230;</p>
<p><img loading="lazy" class="size-large wp-image-4450 alignnone" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1855224678000382746845867.jpg" width="768" height="1024" data-temp-aztec-id="17a55bea-a7c4-435f-8d59-7f0cb2ac549e" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1855224678000382746845867.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1855224678000382746845867-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1855224678000382746845867-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1855224678000382746845867-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1855224678000382746845867-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1855224678000382746845867-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /></p>
<p>Tapi ya jelas banyak buku keren yang sempat menggoda untuk dibawa pulang.</p>
<p><img loading="lazy" class="size-large wp-image-4451 alignnone" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1859382830860373492870015.jpg" width="768" height="1024" data-temp-aztec-id="0128ec3e-8abb-478a-8552-213f433dab6d" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1859382830860373492870015.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1859382830860373492870015-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1859382830860373492870015-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1859382830860373492870015-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1859382830860373492870015-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1859382830860373492870015-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /></p>
<p><img loading="lazy" class="size-large wp-image-4452 alignnone" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1848505110224658321372688.jpg" width="768" height="1024" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1848505110224658321372688.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1848505110224658321372688-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1848505110224658321372688-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1848505110224658321372688-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1848505110224658321372688-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1848505110224658321372688-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /></p>
<p><img loading="lazy" class="size-large wp-image-4453 alignnone" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1630235452105515065284322.jpg" width="768" height="1024" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1630235452105515065284322.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1630235452105515065284322-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1630235452105515065284322-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1630235452105515065284322-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1630235452105515065284322-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1630235452105515065284322-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /></p>
<p><img loading="lazy" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1852281230564682208458817.jpg" class="size-large alignnone wp-image-4458" width="768" height="1024" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1852281230564682208458817.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1852281230564682208458817-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1852281230564682208458817-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1852281230564682208458817-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1852281230564682208458817-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191119_1852281230564682208458817-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /><br />
Setelah biduanita Prancis dari masa depan itu kelar manggung, saya pesan coklat hangat, duduk santai sembari membaca selebaran saku tentang album terbaik 2019 pilihan Rough Trade. Saya susuri dari nomor satu hingga terakhir.</p>
<p>Tentu saja tak ada Motley Crue di sana.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net/motley-crue-di-rough-trade-4/">Tak Ada Hair Metal di Rough Trade</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net">Foi Fun!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuranwibisono.net/motley-crue-di-rough-trade-4/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4463</post-id>	</item>
		<item>
		<title>London Calling Setelah Empat Dekade</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/london-calling-setelah-empat-dekade/</link>
					<comments>https://nuranwibisono.net/london-calling-setelah-empat-dekade/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nuran Wibisono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Nov 2019 22:30:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[30 Hari Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Residensi Penulis]]></category>
		<category><![CDATA[The Clash]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuranwibisono.net/?p=4421</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kemarin saya melihat poster ikonik itu di stasiun bawah tanah: seorang pria membanting bass gitar, dengan kata London berwarna merah muda dan Calling berwarna hijau. Rupanya ada pameran untuk memperingati [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net/london-calling-setelah-empat-dekade/">London Calling Setelah Empat Dekade</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net">Foi Fun!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Kemarin saya melihat poster ikonik itu di stasiun bawah tanah: seorang pria membanting bass gitar, dengan kata London berwarna merah muda dan Calling berwarna hijau. Rupanya ada pameran untuk memperingati album legendaris dan politis ini.</p>



<p>Desember tahun ini, <em>London Calling</em>, album ketiga band punk rock Inggris, The Clash memasuki usia 40 tahun. Rasanya keren sekali ya, album yang sudah berumur sepanjang itu masih diperingati dengan gegap gempita. Tidak banyak album yang mendapatkan perlakuan seistimewa itu, lebih banyak yang dilupakan begitu saja.</p>



<p>Tak kurang-kurang, pameran London Calling ini diadakan di Museum of London, museum yang konon punya koleksi artefak kehidupan urban terbanyak di dunia. Pameran ini dibuka tanggal 15 November 2019, dan akan berlangsung hingga April 2020 kelak. Lama juga ya.</p>



<p>Sore tadi akhirnya saya mampir ke sana. Yang paling ingin saya tengok adalah bass gitar Fender Precision yang dihantam ke lantai oleh Paul Simonon. Bass itu pernah dipinjamkan ke museum Rock N Roll Hall of Fame, lalu kali ini Paul meminjamkannya untuk pameran.</p>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" width="3024" height="4032" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1504398099223720369447446.jpg" alt="" class="wp-image-4426" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1504398099223720369447446.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1504398099223720369447446-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1504398099223720369447446-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1504398099223720369447446-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1504398099223720369447446-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1504398099223720369447446-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 3024px) 100vw, 3024px" /><figcaption>Bass yang tidak ada duanya itu</figcaption></figure>



<p>Malam itu, The Clash akan bermain di The Palladium, New York. Sayangnya, gedung itu jenis tempat konser bertempat duduk. Jadi, penonton yang ingin berdiri dan berjingkrak akan langsung kena tegur penjaga.</p>



<p>&#8220;Itu bikin aku ngamuk, hingga akhirnya membanting bassku,&#8221; <a href="https://www.fender.com/articles/gear/you-destroy-the-things-you-love-the-story-of-london-callings-iconic-cover">kata</a> Simonon pada Fender 2011 silam.</p>



<p>Ada kisah menarik soal kapan kejadian ini berlangsung. Berbagai literatur, termasuk liner notes album ini, mengatakan foto yang dijepret oleh Pennie Smith itu diambil pada 21 September 1979. Namun, satu orang penggemar The Clash bernama Dave Marin yang malam itu ada di barisan penonton bilang: tanggal itu salah. Yang benar adalah 20 September 1979.</p>



<p>&#8220;Aku telah mengoreksi soal ini selama lebih dari 35 tahun,&#8221; <a href="https://www.wsj.com/articles/when-did-a-famous-guitar-smashing-occur-one-fan-insists-everyone-has-it-wrong-1528212278">ujar</a> Marin pada Wall Street Journal. &#8220;Aku cuma pernah sekali melihat pemain band membanting gitar, dan aku melihatnya dengan jelas dan peristiwa itu membekas.&#8221;</p>



<p>Meski berkali-kali mengontak sisa personel The Clash yang masih hidup maupun Epic Records dan mereka tidak peduli soal fakta tanggal itu, Marin bergeming. Cita-citanya sederhana: ada ralat dari label ataupun personel bandnya, terutama jika ada rilis ulang <em>London Calling</em>.</p>



<p>Di pameran London Calling, cita-cita Marin terkabul. Di bawah stang Fender yang tengahnya patah itu, ditulislah takarir dengan jelas:</p>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" width="3024" height="4032" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1504442005248546950601917.jpg" alt="" class="wp-image-4427" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1504442005248546950601917.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1504442005248546950601917-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1504442005248546950601917-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1504442005248546950601917-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1504442005248546950601917-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1504442005248546950601917-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 3024px) 100vw, 3024px" /></figure>



<p>&#8220;Pada September 1979, The Clash tampil selama dua malam di New York sebagai bagian dari tur <em>Take the 5th</em>. Paul Simonon membanting bass Fender P-nya pada akhir konser Kamis malam 20 September. Foto yang diambil Pennie Smith malam itu digunakan sebagai sampul London Calling.&#8221;</p>



<p>Jika kamu penggemar The Clash, rasanya pasti akan bahagia ada di pameran ini. Lha saya yang bukan penggemar berat mereka saja &#8211;cuma dengar <em>London Calling</em> dan <em>Combat Rock </em>(karena ada &#8220;Should I Stay or Should I Go&#8221;&#8211; rasanya senang banget ada di sana.</p>



<p>Total ada 100 lebih barang yang dipamerkan. Selain bass yang paling ikonik itu, ada barang-barang lain yang tak kalah penting. Mulai dari mesin ketik milik Joe Strummer, gitar-gitar milik Joe dan Mick Jones (Fender Squire 1959 dan Gibson ES-295), baju-baju dan jaket, sepatu, kotak gitar, foto-foto lawas, dan catatan tangan lirik. Termasuk tulisan tangan Joe ketika menulis lirik &#8220;London Calling&#8221;, yang awalnya berjudul &#8220;Ice Age&#8221;.</p>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" width="3024" height="4032" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1525145464803565493647667.jpg" alt="" class="wp-image-4428" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1525145464803565493647667.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1525145464803565493647667-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1525145464803565493647667-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1525145464803565493647667-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1525145464803565493647667-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1525145464803565493647667-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 3024px) 100vw, 3024px" /></figure>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" width="3000" height="2250" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1516342408499129815763365.jpg" alt="" class="wp-image-4429" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1516342408499129815763365.jpg 3000w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1516342408499129815763365-300x225.jpg 300w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1516342408499129815763365-768x576.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1516342408499129815763365-1024x768.jpg 1024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1516342408499129815763365-80x60.jpg 80w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1516342408499129815763365-265x198.jpg 265w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1516342408499129815763365-696x522.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1516342408499129815763365-1068x801.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1516342408499129815763365-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 3000px) 100vw, 3000px" /></figure>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" width="3024" height="4032" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1507243475095161785965272.jpg" alt="" class="wp-image-4430" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1507243475095161785965272.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1507243475095161785965272-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1507243475095161785965272-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1507243475095161785965272-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1507243475095161785965272-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_1507243475095161785965272-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 3024px) 100vw, 3024px" /></figure>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" width="3024" height="4032" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_152201453232300758827819.jpg" alt="" class="wp-image-4431" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_152201453232300758827819.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_152201453232300758827819-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_152201453232300758827819-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_152201453232300758827819-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_152201453232300758827819-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_152201453232300758827819-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 3024px) 100vw, 3024px" /></figure>



<p>Pulangnya, saya mampir beli merchandise pameran ini. Dua zine <em>The Armagiedon Times,</em> dan satu pak kartu pos isi enam lembar. Satu zine buat koleksi saya pribadi, satu lagi buat mentor saya di penulisan musik. </p>



<p>Sedangkan enam lembar kartu pos akan saya kirimkan buat mereka yang mau. Satu lembar akan saya kirim ke Tomi Wibisono, dan satu lagi rencananya buat Mas Kernet, senior saya di kampus yang jadi salah satu figur keren di pergerakan punk rock di Jember. Sisa empat lagi akan saya bagikan saja. Diutamakan yang memang penggemar The Clash, ya. Kirimkan alamat kalian di komentar, nanti siapa yang cepat dia yang dapat.</p>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" width="3024" height="4032" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_2214228624883290346213214.jpg" alt="" class="wp-image-4432" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_2214228624883290346213214.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_2214228624883290346213214-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_2214228624883290346213214-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_2214228624883290346213214-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_2214228624883290346213214-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191117_2214228624883290346213214-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 3024px) 100vw, 3024px" /></figure>



<p>Sekarang saya sedang menimbang apakah kartu pos akan dikirim dari Inggris atau dari Indonesia saja. Kalau di Inggris, durasi pengirimannya akan lama, bisa berbulan-bulan. Termasuk ada resiko kartu pos hilang. Kalau kalian kirim komentar, sekalian tulis ya mau dikirim dari Inggris atau dari Indonesia.</p>



<p>Tambahan: semua kartu pos sudah ludes ya. Hehe.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net/london-calling-setelah-empat-dekade/">London Calling Setelah Empat Dekade</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net">Foi Fun!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuranwibisono.net/london-calling-setelah-empat-dekade/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>20</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4421</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Duel Salt Beef Beigel di Brick Lane</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/duel-salt-beef-beigel-di-brick-lane/</link>
					<comments>https://nuranwibisono.net/duel-salt-beef-beigel-di-brick-lane/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nuran Wibisono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Nov 2019 18:11:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[30 Hari Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Residensi Penulis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuranwibisono.net/2019/11/duel-salt-beef-beigel-di-brick-lane/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di seruas jalan Brick Lane, yang banyak diisi hipster dan barang-barang vintage berharga menyundul langit, ada dua penjual beigel yang masyhur: Beigel Shop dan Beigel Bake. Keduanya hanya dipisah dua [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net/duel-salt-beef-beigel-di-brick-lane/">Duel Salt Beef Beigel di Brick Lane</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net">Foi Fun!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di seruas jalan Brick Lane, yang banyak diisi hipster dan barang-barang vintage berharga menyundul langit, ada dua penjual <a href="https://kataboga.wordpress.com/2018/09/13/merebaknya-tren-roti-artisanal/">beigel</a> yang masyhur: Beigel Shop dan Beigel Bake. Keduanya hanya dipisah dua toko dan sama-sama punya hidangan andalan salt beef beigel.</p>
<p>Nama yang pertama lebih dulu ada, sejak 1855! Sedangkan nama kedua, konon masih sanak saudara pendiri Beigel Shop yang akhirnya memutuskan membuka kedai beigelnya sendiri pada 1974 (ada yang bilang 1976). Belakangan, nama kedua ini yang lebih populer.</p>
<p>Oh ya, saya sempat nanya kenapa beigel, bukan bagel. Karena, katanya, kata bagel adalah bentuk Amerikanisasi. Yah, walaupun terma bagel juga dikenal luas di Inggris, sih. Tapi untuk menjaga akarnya, dua kedai ini tetap pakai istilah beigel.</p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-4403" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1601414298368402485312353.jpg" width="3024" height="4032" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1601414298368402485312353.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1601414298368402485312353-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1601414298368402485312353-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1601414298368402485312353-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1601414298368402485312353-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1601414298368402485312353-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 3024px) 100vw, 3024px" /></p>
<p><img loading="lazy" class="wp-image-4404 alignnone size-full" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1602355799513506350158770.jpg" width="3024" height="4032" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1602355799513506350158770.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1602355799513506350158770-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1602355799513506350158770-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1602355799513506350158770-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1602355799513506350158770-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1602355799513506350158770-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 3024px) 100vw, 3024px" /></p>
<p>Meski begitu, keduanya sama-sama punya penggemar berat. Itu sama seperti Soto Sukri atau Soto Ayu atau Soto Dahlok; Pecel Walisongo atau Pecel Bu Darum atau Pecel Lumintu; Lawless Burger atau Byurger. Semua punya penggemar masing-masing.</p>
<p>Pada akhirnya, saya memilih Beigel Bake. Tak ada alasan khusus, sih. Hanya penasaran saja.</p>
<p>Di Beigel Bake ada berbagai jenis roti, pastry, dan beigel. Ada yang polosan, ada yang isian. Yang polosan dibanderol 0,30 Pounds. Yang isian harganya mulai 0,40 (pakai selai kacang), hingga 2,20 yang isiannya salmon asap dan krim keju. Tapi pusaka dari kedai beigel ini adalah: salt beef beigel. Harganya pun beda, 4,50 Pounds.</p>
<p><img loading="lazy" class="wp-image-4397 alignnone size-full" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1549308644883323813955799.jpg" width="3024" height="4032" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1549308644883323813955799.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1549308644883323813955799-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1549308644883323813955799-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1549308644883323813955799-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1549308644883323813955799-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1549308644883323813955799-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 3024px) 100vw, 3024px" /></p>
<p>Antriannya panjang, tapi sangkil. Pelayan akan menanyakan pesanan, dijawab, lalu mereka akan memasukkan pesanan ke dalam kantong kertas coklat, dan pembeli tinggal bayar di kasir. Beigel dengan isian populer macam salmon asap, sudah disiapkan terlebih dulu.</p>
<p>Tak ada tempat duduk di sini. Pengunjung yang ingin makan di tempat hanya disediakan meja panjang. Makannya ya sambil berdiri.</p>
<p><img loading="lazy" class="wp-image-4400 alignnone size-full" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1546435726570233756722787.jpg" width="3000" height="2250" data-temp-aztec-id="066bb2b1-0b15-42bb-804c-52fc0e4f7278" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1546435726570233756722787.jpg 3000w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1546435726570233756722787-300x225.jpg 300w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1546435726570233756722787-768x576.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1546435726570233756722787-1024x768.jpg 1024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1546435726570233756722787-80x60.jpg 80w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1546435726570233756722787-265x198.jpg 265w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1546435726570233756722787-696x522.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1546435726570233756722787-1068x801.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_1546435726570233756722787-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 3000px) 100vw, 3000px" /></p>
<p><img loading="lazy" class="wp-image-4399 alignnone size-full" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_154628_12491901512043831400.jpg" width="3024" height="4032" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_154628_12491901512043831400.jpg 3024w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_154628_12491901512043831400-225x300.jpg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_154628_12491901512043831400-768x1024.jpg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_154628_12491901512043831400-696x928.jpg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_154628_12491901512043831400-1068x1424.jpg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_154628_12491901512043831400-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 3024px) 100vw, 3024px" /></p>
<p>Saya pesan dua jenis beigel: salmon asap dan krim keju, dan salt beef. Rencananya saya mau makan yang salmon dulu. Namun wangi daging sapi dan acar yang menguar dari kantong kertas itu akhirnya bikin saya menyerah dan memutuskan mengganyang beigel sapi asin itu.</p>
<p>Seporsi salt beef beigel berupa satu potong beigel yang dibelah tengah, diisi setumpuk irisan tebal sandung lamur yang lemaknya meneteskan kaldu nan gurih, empat helai acar timun, dan seoles mustard Inggris yang lebih tajam dan menyodok hidung.</p>
<p>Juaranya tentu daging sapinya. Warisan boga bangsa Yahudi ini menunjukkan betapa daging yang dimasak sederhana bisa hadir dengan rasa yang kaya. Kalau baca berbagai resep salt beef, nyaris tak ada rempah macam-macam untuk memasak salt beef. Hanya garam, daun salam, wortel, bawang, dan merica. Serupa membuat sop daging, minus rempah yang kaya.</p>
<p>Tapi cara masak berbumbu sederhana ini yang akhirnya mempersilakan daging menunjukkan rasa aslinya. Penuh saripati yang terperangkap dalam daging, dan lemaknya itu&#8230; Aduh. Aduh. Aduh.</p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-4402" src="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_155057-011445833014238016506.jpeg" width="2250" height="3000" srcset="https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_155057-011445833014238016506.jpeg 2250w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_155057-011445833014238016506-225x300.jpeg 225w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_155057-011445833014238016506-768x1024.jpeg 768w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_155057-011445833014238016506-696x928.jpeg 696w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_155057-011445833014238016506-1068x1424.jpeg 1068w, https://nuranwibisono.net/wp-content/uploads/2019/11/img_20191116_155057-011445833014238016506-315x420.jpeg 315w" sizes="(max-width: 2250px) 100vw, 2250px" /></p>
<p>Pulang dari Beigel Bake, senyum saya lebar sekali. Yah, walaupun kalau ingat <a href="https://nuranwibisono.net/2017/03/selama-ada-terasi-dan-sambal-indonesia-akan-baik-baik-saja/">sambal terasi</a> jadinya kangen lagi. Hhh.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net/duel-salt-beef-beigel-di-brick-lane/">Duel Salt Beef Beigel di Brick Lane</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net">Foi Fun!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuranwibisono.net/duel-salt-beef-beigel-di-brick-lane/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4406</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sejauh Las Vegas Memandang</title>
		<link>https://nuranwibisono.net/sejauh-las-vegas-memandang/</link>
					<comments>https://nuranwibisono.net/sejauh-las-vegas-memandang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nuran Wibisono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Nov 2019 22:26:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[30 Hari Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Rani Basyir]]></category>
		<category><![CDATA[Residensi Penulis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuranwibisono.net/?p=4390</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat tulisan ini dibuat, London baru jelang pukul 10 malam. Sedang di Indonesia, sudah mau masuk pukul 3 pagi. Sejak tiga puluh menit lalu, Rani mengabari dirinya baru saja melewati [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net/sejauh-las-vegas-memandang/">Sejauh Las Vegas Memandang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net">Foi Fun!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Saat tulisan ini dibuat, London baru jelang pukul 10 malam. Sedang di Indonesia, sudah mau masuk pukul 3 pagi. Sejak tiga puluh menit lalu, Rani mengabari dirinya baru saja melewati imigrasi.</p>
<p>Sebelumnya, lima jam lalu, dia mengabari tidak bisa check in online. Alasannya selalu sama: nama. Setiap pergi ke negara Paman Sam, Rani selalu dihentikan imigrasi karena namanya dicurigai punya keterkaitan dengan salah satu ustadz yang berjejaring dengan kelompok teroris.</p>
<p>Hari ini Rani akan kembali terbang ke AS. Sebelumnya dia beberapa kali menolak berangkat meski diminta. Sudah setahun Rani enggan kembali ke sana. Baginya, AS tidak semenarik seperti yang digambarkan di film, buku, atau cerita.</p>
<p>&#8220;Mungkin karena kamu di sana kerja ya, bukan liburan,&#8221; kataku suatu ketika.</p>
<p>Tapi bahkan ketika hari libur pun, Rani tidak menikmatinya. Dulu saya menganggap karena penempatan Rani di Florida, yang sepertinya lebih banyak dihuni aligator ketimbang manusia. Tapi lalu dia ke Vegas, yang menghadirkan banyak gemerlap. Tak betah juga.</p>
<p>Mungkin Rani tidak punya keterikatan emosional dengan AS. Musik, iya. Film, jelas. Tapi tidak lantas membuatnya jadi ingin sekali tinggal dan hidup di sana.</p>
<p>Saya sedikit berbeda dengannya. Saya punya <em>On the Road</em>, <em>Travels with Charley</em>, hair metal, Guns N Roses, Sunset Strip, <em>Harley Davidson and the Marlboro Man</em>, Anthony Bourdain, Franklin BBQ, dan ratusan alasan lain yang menempatkan AS &#8211;bersama dengan Inggris dan Jepang&#8211; sebagai sesuatu yang memantik fantasi dari tanah jauh.</p>
<p>Tapi melihat kondisi negara itu yang sepertinya tambah ruwet, mungkin Rani ada benarnya. Dan sepanjang tujuh tahun bersama, dari semua perdebatan kami: memang Rani yang benar. Yah, walau saya sering nyolot dan gak mau mengakui kalau dia benar.</p>
<p>Kali ini dia akan ke dua kota, Las Vegas dan Boston. Dan tak lama seperti sebelum-sebelumnya, kali ini cukup tiga minggu. Semoga perjalanan ini bisa memberikan suasana yang sedikit berbeda.</p>
<p>Perjalanan ini mendadak. Rani hanya punya satu minggu untuk persiapan, itu pun setelah Rani keberatan disuruh berangkat cepat-cepat. Sebelumnya, Rani sedang mengurus visa ke Inggris. Dia ingin liburan bareng saya di sini, merayakan tiga hari besar: ulang tahun saya, Natal, dan tahun baru.</p>
<p>Tapi perjalanan ke Las Vegas sedikit mengubah rencana kami. Tapi semoga semua lancar dan kami bisa liburan bareng di sini.</p>
<p>Sedikit intermezzo. Dulu waktu kami masih ngontrak di rusun di Tebet, kami beberapa kali kehujanan di atas motor Mio butut yang sangat berjasa itu. Kalau sudah gitu, biasanya saya dan Rani akan berkelakar.</p>
<p>&#8220;Wah, cuacanya kayak di London ya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Iya nih, mirip-mirip di Paris juga.&#8221;</p>
<p>Jadi kami sudah memimpikan betul bisa liburan bareng di London sejak beberapa tahun lalu. Guyonan itu terus kami lontarkan setiap kehujanan.</p>
<p>Semoga tahun ini guyonan itu benar jadi kenyataan (walaupun Rani akan menggigil sepanjang hari di sini), semoga kami juga bisa hujan-hujanan di sini, plus berkelakar.</p>
<p>&#8220;Nah, ini baru cuaca di London.&#8221;</p>
<p>Omong-omong, saya rindu Rani. Sialan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net/sejauh-las-vegas-memandang/">Sejauh Las Vegas Memandang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://nuranwibisono.net">Foi Fun!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuranwibisono.net/sejauh-las-vegas-memandang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4390</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
